Rabu, 06 Maret 2013
Minggu, 26 Februari 2012
Sepatuku sayang sepatuku malang
Hari ini adalah hari keempat sepatuku yang malang berpindah kaki. entah bahagia atau sedih dia berada di kaki yang baru. tapi aku berharap dia membawa berkah bagi pemakainya yang sampai sekarang belum ketauan siapa. di hari keempat ini kantorku masih saja mencekam. semua serba waspada dan menjaga sepatu masing masing agar tak berpindah kaki. pertanyaan pertanyaan tentang kronologis berpindahnya sepatuku ke pemakai yang baru pun masih saja sering terlontar.
kejadian 4 hari yang lalu itupun tak ayal membuatku berpikir ternyata benar bahwa harta sekecil apapun hanyalah titipan. meskipun kita membeli dengan uang kita tapi belum tentu ia akan tetap bersama kita.
sepatuku sayang sepatuku malang. baru 4 bulan aku memakainya tapi kamis dinihari yang lalu ia telah berpindah kaki. meninggalkanku sendiri yang tengah lelap tertidur.
aku tak menyangka kalau dering telepon tengah malam waktu itu akan berujung duka bagi sepatuku. ia pergi tanpa pamit.atau barangkali ia bosan denganku.ah sudahlah aku mengikhlaskan kepergianmu sepatuku. semoga kau bahagia dengan tuanmu yg baru.
tapi taukah kau sepatuku..., karena kepergianmu aku menjadi bahan pembicaraan seisi kantor, aku mendadak terkenal, bahkan berita yang berkembang tak lagi boleh bermalam di studio. ya sudah kalau itu mau mereka, akupun tak mau lagi memeras peluh dari gelapnya malam hingga benderang di pagi hari.
pesan moral: sayangilah sepatu anda seperti anda menyayangi sendal anda :p
Selasa, 10 Januari 2012
Email dari pak Anies baswedan n team
bergabung menjadi pengajar muda di program Indonesia mengajar barangkali menjadi impian ribuan anak2 muda di negeri ini. memenuhi janji kemerdekaan itulah misinya. mencerdaskan anak bangsa hingga ke pelosok pulau pulau terluar indonesia.
aku sendiri baru mengetahui program ini sejak bulan september tahun lalu lewat sebuah tayangan di tipi. luar biasa. itulah kata yang tepat untuk menggambarkan semangat anak anak muda di negri ini untuk memenuhi janji kemerdekaan.meski harus jauh dari hingar bingar kota dan orang tua untuk bisa mengabdi kepada bangsa ini.
bulan november aku mulai mendaftar untuk bisa bergabung menjadi pengajar muda angkatan IV. luar biasa pesaingku sebanyak 8500 peserta dari seluruh Indonesia. angka yang sangat fantastis. kalau pemerintah mengeluhkan kekurangan guru untuk di daerah daerah. sungguh sudah seharusnya 8500 peserta itu bisa direkrut semuanya dan disebar ke seluruh penjuru negeri ini, pasti tak kan ada lagi satu guru yang harus mengajar hingga 4 kelas sekaligus seperti yang sering ditayangkan oleh tipi tipi swasta yang ada di negri ini.
tanggal 9 januari 2012, pukul 20.35 pelan pelan mataku menyisir tiap tulisan dalam email yang dikirim oleh pak anies baswedan n team.tanpa sadar aku gagal membendung air mataku ketika terbaca olehku bahwa aku belum bisa terpilih menjadi bagian pengajar muda angkatan IV. laju mataku terhenti terpaku pada goresan pesan kegagalan itu. bulu kudukku berdiri dan air mataku seperti laju anak sungai, terus mengalir. baru kali ini aku menangis sejadi jadinya meski tanpa suara, karena aku tak mau manangis di depan ibuku.
yaaa hari ini aku kalah, tapi besok aku harus menang. aku coba menenangkan diri dan aku tau aku cukup kuat untuk itu. semoga esok ada cerah. selamat berjuang kawan kawan. selamat memeuhi janji kemerdekaan. salamku untuk penerus bangsa ini di pelosok sana.
inilah Email dari pak anies baswedan n team
Dear Syahrudi,
Semoga email ini menemui Syahrudi dalam keadaan sehat wal’afiat, penuh semangat dan selalu optimis. Saya menulis email ini untuk menyampaikan hasil seleksi tahap pertama Pengajar Muda.
Bangga kami membaca aplikasi yang Syahrudi tulis dan kirimkan. Setiap kalimat yang terpampang disana merupakan refleksi betapa solid potensi masa depan bangsa kita. Berderet anak-anak muda republik ini menyatakan siap berangkat menjadi guru di pelosok negeri.
Semangat untuk melunasi sebuah janji kemerdekaan hidup di anak-anak muda. Mencerdaskan kehidupan bangsa adalah janji kita pada setiap anak bangsa. Kemauan Syahrudi untuk hadir dan melunasi janji itu yang membuat kita semua yakin bahwa kelak janji itu akan terlunasi.
Syahrudi yang saya banggakan, dalam proses review kemarin satu per satu aplikasi itu dibaca oleh tim seleksi. Disimak sangat mendalam. Kami yakin bahwa setiap formulir aplikasi itu mewakili sebuah semangat. Semangat itu terasa hidup dan harus selalu dijaga agar tetap hidup.
Saya ingin semangat tinggi itu Syahrudi pertahankan. Hidup-hidupilah semangat itu dengan keyakinan bahwa pengabdian itu memiliki banyak jalan dan jalur. Indonesia Mengajar hanyalah satu diantara sekian banyak jalur untuk turut memajukan bangsa tercinta.
Dengan kesadaran itu dan rasa berat hati melalui email ini saya harus menyampaikan kabar bahwa Syahrudi belum bisa bergabung menjadi Pengajar Muda. Tetapi saya juga yakin bahwa Syahrudi adalah anak muda tangguh, potensial dan siap mengabdi. Karena itu saya yakin, semangat untuk mencerdaskan kehidupan bangsa itu akan selalu hidup pada diri Syahrudi.
Saya sadar kabar ini mungkin terasa berat, tapi yakinlah ada banyak cara untuk meraih cita-cita, untuk mengabdi dan untuk melunasi janji-janji kemerdekaan kita. Ada banyak peluang baru yang bisa terbuka saat ikhtiar dilakukan dengan optimal. Saya mendorong Syahrudi terus berkiprah, terus aktif mendorong kemajuan pendidikan kita lewat berbagai jalur.
Saya berharap kita jaga hubungan ini. Let's continue to keep in touch. Saya yakin akan ada banyak hal yang bisa kita kerjakan bersama-sama. Saya akan simpan alamat email Syahrudi, dan jika ada kegiatan Indonesia Mengajar yang mungkin Syahrudi bisa berkiprah saya akan mengabarkan. Begitu juga, jika Syahrudi ada ide dan gagasan mohon sampaikan via email ini. Saya akan senang menyambutnya dan mendiskusikannya.
Semoga Syahrudi tetap bersemangat, tetap optimis memandang masa depan dan semoga keberhasilan akan menjadi bagian dari Syahrudi.
Salam hangat,
Anies Baswedan
aku sendiri baru mengetahui program ini sejak bulan september tahun lalu lewat sebuah tayangan di tipi. luar biasa. itulah kata yang tepat untuk menggambarkan semangat anak anak muda di negri ini untuk memenuhi janji kemerdekaan.meski harus jauh dari hingar bingar kota dan orang tua untuk bisa mengabdi kepada bangsa ini.
bulan november aku mulai mendaftar untuk bisa bergabung menjadi pengajar muda angkatan IV. luar biasa pesaingku sebanyak 8500 peserta dari seluruh Indonesia. angka yang sangat fantastis. kalau pemerintah mengeluhkan kekurangan guru untuk di daerah daerah. sungguh sudah seharusnya 8500 peserta itu bisa direkrut semuanya dan disebar ke seluruh penjuru negeri ini, pasti tak kan ada lagi satu guru yang harus mengajar hingga 4 kelas sekaligus seperti yang sering ditayangkan oleh tipi tipi swasta yang ada di negri ini.
tanggal 9 januari 2012, pukul 20.35 pelan pelan mataku menyisir tiap tulisan dalam email yang dikirim oleh pak anies baswedan n team.tanpa sadar aku gagal membendung air mataku ketika terbaca olehku bahwa aku belum bisa terpilih menjadi bagian pengajar muda angkatan IV. laju mataku terhenti terpaku pada goresan pesan kegagalan itu. bulu kudukku berdiri dan air mataku seperti laju anak sungai, terus mengalir. baru kali ini aku menangis sejadi jadinya meski tanpa suara, karena aku tak mau manangis di depan ibuku.
yaaa hari ini aku kalah, tapi besok aku harus menang. aku coba menenangkan diri dan aku tau aku cukup kuat untuk itu. semoga esok ada cerah. selamat berjuang kawan kawan. selamat memeuhi janji kemerdekaan. salamku untuk penerus bangsa ini di pelosok sana.
inilah Email dari pak anies baswedan n team
Dear Syahrudi,
Semoga email ini menemui Syahrudi dalam keadaan sehat wal’afiat, penuh semangat dan selalu optimis. Saya menulis email ini untuk menyampaikan hasil seleksi tahap pertama Pengajar Muda.
Bangga kami membaca aplikasi yang Syahrudi tulis dan kirimkan. Setiap kalimat yang terpampang disana merupakan refleksi betapa solid potensi masa depan bangsa kita. Berderet anak-anak muda republik ini menyatakan siap berangkat menjadi guru di pelosok negeri.
Semangat untuk melunasi sebuah janji kemerdekaan hidup di anak-anak muda. Mencerdaskan kehidupan bangsa adalah janji kita pada setiap anak bangsa. Kemauan Syahrudi untuk hadir dan melunasi janji itu yang membuat kita semua yakin bahwa kelak janji itu akan terlunasi.
Syahrudi yang saya banggakan, dalam proses review kemarin satu per satu aplikasi itu dibaca oleh tim seleksi. Disimak sangat mendalam. Kami yakin bahwa setiap formulir aplikasi itu mewakili sebuah semangat. Semangat itu terasa hidup dan harus selalu dijaga agar tetap hidup.
Saya ingin semangat tinggi itu Syahrudi pertahankan. Hidup-hidupilah semangat itu dengan keyakinan bahwa pengabdian itu memiliki banyak jalan dan jalur. Indonesia Mengajar hanyalah satu diantara sekian banyak jalur untuk turut memajukan bangsa tercinta.
Dengan kesadaran itu dan rasa berat hati melalui email ini saya harus menyampaikan kabar bahwa Syahrudi belum bisa bergabung menjadi Pengajar Muda. Tetapi saya juga yakin bahwa Syahrudi adalah anak muda tangguh, potensial dan siap mengabdi. Karena itu saya yakin, semangat untuk mencerdaskan kehidupan bangsa itu akan selalu hidup pada diri Syahrudi.
Saya sadar kabar ini mungkin terasa berat, tapi yakinlah ada banyak cara untuk meraih cita-cita, untuk mengabdi dan untuk melunasi janji-janji kemerdekaan kita. Ada banyak peluang baru yang bisa terbuka saat ikhtiar dilakukan dengan optimal. Saya mendorong Syahrudi terus berkiprah, terus aktif mendorong kemajuan pendidikan kita lewat berbagai jalur.
Saya berharap kita jaga hubungan ini. Let's continue to keep in touch. Saya yakin akan ada banyak hal yang bisa kita kerjakan bersama-sama. Saya akan simpan alamat email Syahrudi, dan jika ada kegiatan Indonesia Mengajar yang mungkin Syahrudi bisa berkiprah saya akan mengabarkan. Begitu juga, jika Syahrudi ada ide dan gagasan mohon sampaikan via email ini. Saya akan senang menyambutnya dan mendiskusikannya.
Semoga Syahrudi tetap bersemangat, tetap optimis memandang masa depan dan semoga keberhasilan akan menjadi bagian dari Syahrudi.
Salam hangat,
Anies Baswedan
Selasa, 03 Januari 2012
selamat tahun baru 2012
sabtu, 31 Desember 2011
pukul 19.05 s/d selesai
sebenarnya tu aku udah capek kali dan ngantuk berat.pengennya sih selesai siaran langsung pulang dan tidur.ga salah kalau hampir rata rata pendengar setiaku bilang aku tu si Mr. Sleepy. entah kenapa tiap siaran memang bawaannya selalu ngantuk( selain bawa bontot juga sih bwat cemilan) hehe. jadi sodara sodara rencana selesai siaran mau langsung pulang tapi gagal total.
alasannya :
1.tiba tiba ketemu customer yg mau ambil barang orderan. maklum selain siaran aku juga jualan online lho bwat nambah tabungan. tapi akhir akhir ni lagi sepi pembeli, menyedihkan yaaa... hehe
bwat kawan kawan yang mau tau toko online ku ni aku kasi alamatnya di fb Roedhie shoping online, jangan lupa di add dan di order yaaa, ( promosi di mana mana). kalo kawanku bilang sih marketing is everywhere.
2. nah alasan yang kedua ni juga luar biasa. hujan tiba tiba datang seakan tak merestui aku untuk pulang malam itu. dan ya dia berhasil. rupanya aku takut sama hujan.
3. alasan ketiga, ngapain pulak aku cepat pulang ini kan malam tahun baru. masak aku harus melewtkannya dengan tidur. ah...benar benar dilema.
nah jadilah malam itu aku bertahan di studio dan pesta kembang api di depan kantor. ga begitu rame sih karena hujan sepanjang malam. tapi aku sempat abadikan momment akhir tahun itu. ini dia hasilnya :
gawat, rasa mengantukku tiba tiba saja hilang luruh oleh waktu. berganti dengan semangat yang tak terkontrol. aneh aku tiba tiba tak menjadi diriku. awalnya sih gegara ikutan games. jadi Mc kuis mau bagi2 hadiah ni ceritanya. yaudah aku maju aja, lagian hadiahnya juga lumayan sih, Hape samsung. nah game nya ini yang ga ngenakin, masak sih aku disuruh goyang gayung( pada tau kan goyang gayung). awalnya sih aku juga ga tau hehehe, maklum jarang nonton tipi. dan apa yang terjadi kisanak urat maluku tiba tiba menghilang entah kemana. jadilah aku malam itu goyang gayung dengan hot nya hahaha ( pengalaman pertama dan insyaAllah yg terakhir) :p
tapi lumayanlah dapet hape dan kaos eks el.
dan akhirnya yang di tunggu tunggu pun tiba pergantian tahun 2011-2012
preeeet preeeet dummm....preeeeet dumm preeeet dummm...preeeet. begitulah suaran terompet yg beradu dengan kembang api plus barongsai.
ah tahun sudah berganti. sejenak aku terduduk dan memanjatkan doa pada sang khalik.
pesta ternyata belom berakhir kawan. pukul 01.05 aku dan kawan2 seperjuangan mencari lokasi hangout aka nongkrong. 15 menit setelahnya akhirnya kami memutuskan makan di KFC aja. wew...luar biasa ramenya. kami geser meja dan duduk beberapa menit menunggu antrian berkuarang. tapi apa yg terjadi kisnak?. antrian semakin panjang.akhirnya kami keluar dengan ribuan mata memandang. (ecek eceknya sok artis).hehe ga jadi makan di kfc untung masih ada MCD.
balik ke studio dan baru bisa tidur sekitar jam 4 pagi. pagi pagi udah harus bangun karena harus siaran lagi jam 9 sampai jam 2. hadeuh ternyata tahun baru itu melelahkan yaaaa.....
ngantuk....
pukul 19.05 s/d selesai
sebenarnya tu aku udah capek kali dan ngantuk berat.pengennya sih selesai siaran langsung pulang dan tidur.ga salah kalau hampir rata rata pendengar setiaku bilang aku tu si Mr. Sleepy. entah kenapa tiap siaran memang bawaannya selalu ngantuk( selain bawa bontot juga sih bwat cemilan) hehe. jadi sodara sodara rencana selesai siaran mau langsung pulang tapi gagal total.
alasannya :
1.tiba tiba ketemu customer yg mau ambil barang orderan. maklum selain siaran aku juga jualan online lho bwat nambah tabungan. tapi akhir akhir ni lagi sepi pembeli, menyedihkan yaaa... hehe
bwat kawan kawan yang mau tau toko online ku ni aku kasi alamatnya di fb Roedhie shoping online, jangan lupa di add dan di order yaaa, ( promosi di mana mana). kalo kawanku bilang sih marketing is everywhere.
2. nah alasan yang kedua ni juga luar biasa. hujan tiba tiba datang seakan tak merestui aku untuk pulang malam itu. dan ya dia berhasil. rupanya aku takut sama hujan.
3. alasan ketiga, ngapain pulak aku cepat pulang ini kan malam tahun baru. masak aku harus melewtkannya dengan tidur. ah...benar benar dilema.
nah jadilah malam itu aku bertahan di studio dan pesta kembang api di depan kantor. ga begitu rame sih karena hujan sepanjang malam. tapi aku sempat abadikan momment akhir tahun itu. ini dia hasilnya :

gawat, rasa mengantukku tiba tiba saja hilang luruh oleh waktu. berganti dengan semangat yang tak terkontrol. aneh aku tiba tiba tak menjadi diriku. awalnya sih gegara ikutan games. jadi Mc kuis mau bagi2 hadiah ni ceritanya. yaudah aku maju aja, lagian hadiahnya juga lumayan sih, Hape samsung. nah game nya ini yang ga ngenakin, masak sih aku disuruh goyang gayung( pada tau kan goyang gayung). awalnya sih aku juga ga tau hehehe, maklum jarang nonton tipi. dan apa yang terjadi kisanak urat maluku tiba tiba menghilang entah kemana. jadilah aku malam itu goyang gayung dengan hot nya hahaha ( pengalaman pertama dan insyaAllah yg terakhir) :p
tapi lumayanlah dapet hape dan kaos eks el.
dan akhirnya yang di tunggu tunggu pun tiba pergantian tahun 2011-2012
preeeet preeeet dummm....preeeeet dumm preeeet dummm...preeeet. begitulah suaran terompet yg beradu dengan kembang api plus barongsai.
ah tahun sudah berganti. sejenak aku terduduk dan memanjatkan doa pada sang khalik.
pesta ternyata belom berakhir kawan. pukul 01.05 aku dan kawan2 seperjuangan mencari lokasi hangout aka nongkrong. 15 menit setelahnya akhirnya kami memutuskan makan di KFC aja. wew...luar biasa ramenya. kami geser meja dan duduk beberapa menit menunggu antrian berkuarang. tapi apa yg terjadi kisnak?. antrian semakin panjang.akhirnya kami keluar dengan ribuan mata memandang. (ecek eceknya sok artis).hehe ga jadi makan di kfc untung masih ada MCD.
balik ke studio dan baru bisa tidur sekitar jam 4 pagi. pagi pagi udah harus bangun karena harus siaran lagi jam 9 sampai jam 2. hadeuh ternyata tahun baru itu melelahkan yaaaa.....
ngantuk....
Rabu, 21 Desember 2011
dear my blog vs Episode e-KTP
aiiih mak jaaaaang
oh my....(versi on air)
hari ini aku menemukan kembali blog yang telah lama aku cari( maap kalo rada lebay). tapi memang begitulah adanya. aku buat blog ini taon 2008 karena pengen tenar kayak si kambing jantan(red: raditya dika). tapi ternyata aku tak semahir dirinya dalam menulis. buktinya hanya beberapa tulisan saja yg kubuat di tahun 2008, itu pun tanpa komentar samasekali yang menjejak. artinya aku memang ga terkenal dan ga jago nulis.
bukannya tak punya bahan tulisan tapi aku selalu bingung harus mulai darimana( ciri ciri penulis amatir).dan sekarang setelah 3 tahun lamanya aku meninggalkan blog ini ada kerinduan yang membuncah yang tak bisa tertahan lagi. aku harus menulis, aku harus menulis, aku harus menulis. dan jadilah tulisan ini hehehe. sebenarnya blog ini ga begitu penting sih karena isi nya hanya tentang aku si anak kampung yang kampungan karena ku memang tinggal di kampung yang dari dulu sudah bernama kampung dan tentang keseharianku serta mimpiku.
oiya sebenarnya aku tadi ada rencana bwat blog yang isinya masih blom banyak orang copy makanya aku teringat pernah bwat blog yang ga penting ini hehe. meski dengan susah payah aku harus menemukan nama blog dan password nya.
baeklah di awal penemuan blog yang hilang ini dan di akhir bulan tahun 2011 aku mau cerita tentang hari ini.
jam setengah enam pagi mamakku udah teriak teriak tapi ga pakek nyanyi lho..., eh rupanya bangunin aku yang masih pules tidur hehe..
kalo biasanya sebelum bangun aku ngulet dulu tapi hari ini bangun tidur kuterus mandi, tidak lupa menggosok gigi, habis mandi ku tolong ibu, membersihkan tempat tidurku... :)
beginilah kata mamakku" udah sana mandi, abis tu nanti ngantri di kecamatan, biar ga lama lama ngantrinya"
bukan ngantri sembako lho kawan, tapi rupanya hari ni kami dapat undangan untuk ngantri bwat e-KTP.
sampek kecamatan jam 7 pagi. sudah ada sekitar 10 orang yang ngantri. alhamdulillah, ku pikir ga harus lama ngantrinya.
duduklah kami di kursi yang udah disediakan panitia. sambil nunggu dipanggil nama kami dan poto2 narsis( yg ini bohong).
1 jam lewat gitu aja, blom ada yang di panggil.
2 jam lewat lagi, blom ada juga yang dipanggil.
3 jam akhirnya ada juga yang dipanggil.
proses yang lambat dengan petugas yang minimalis padahal anggaran yang dkeluarkan tidaklah kecil. tapi dengan kekuatan sabar akhirnya dipanggil juga nama keluarga kami.
pertama tama di tanya kerja apa dik. "pegawai pak"jawabku. pegawai apa? tanya petugasnya lagi.' pegawai LPP pak". PNS ya? bukan pak, pegawai BUMN? bukan pak, pegawai LPP. apa itu LPP? Lembaga penyiaran publik, pegawai non PNS pak. ooo pegawai honor ya? tanya petugas lagi. "bukan pak..., pegawai LPP. tapi ga ada jenis pekerjaan itu di angket dek. yaudahla pak buat aja pekerjaan lain lain. abes tu di poto, disuruh melotot, dan tanda tangan. kelar deh ngantri e-KTP hari ni.
oh my....(versi on air)
hari ini aku menemukan kembali blog yang telah lama aku cari( maap kalo rada lebay). tapi memang begitulah adanya. aku buat blog ini taon 2008 karena pengen tenar kayak si kambing jantan(red: raditya dika). tapi ternyata aku tak semahir dirinya dalam menulis. buktinya hanya beberapa tulisan saja yg kubuat di tahun 2008, itu pun tanpa komentar samasekali yang menjejak. artinya aku memang ga terkenal dan ga jago nulis.
bukannya tak punya bahan tulisan tapi aku selalu bingung harus mulai darimana( ciri ciri penulis amatir).dan sekarang setelah 3 tahun lamanya aku meninggalkan blog ini ada kerinduan yang membuncah yang tak bisa tertahan lagi. aku harus menulis, aku harus menulis, aku harus menulis. dan jadilah tulisan ini hehehe. sebenarnya blog ini ga begitu penting sih karena isi nya hanya tentang aku si anak kampung yang kampungan karena ku memang tinggal di kampung yang dari dulu sudah bernama kampung dan tentang keseharianku serta mimpiku.
oiya sebenarnya aku tadi ada rencana bwat blog yang isinya masih blom banyak orang copy makanya aku teringat pernah bwat blog yang ga penting ini hehe. meski dengan susah payah aku harus menemukan nama blog dan password nya.
baeklah di awal penemuan blog yang hilang ini dan di akhir bulan tahun 2011 aku mau cerita tentang hari ini.
jam setengah enam pagi mamakku udah teriak teriak tapi ga pakek nyanyi lho..., eh rupanya bangunin aku yang masih pules tidur hehe..
kalo biasanya sebelum bangun aku ngulet dulu tapi hari ini bangun tidur kuterus mandi, tidak lupa menggosok gigi, habis mandi ku tolong ibu, membersihkan tempat tidurku... :)
beginilah kata mamakku" udah sana mandi, abis tu nanti ngantri di kecamatan, biar ga lama lama ngantrinya"
bukan ngantri sembako lho kawan, tapi rupanya hari ni kami dapat undangan untuk ngantri bwat e-KTP.
sampek kecamatan jam 7 pagi. sudah ada sekitar 10 orang yang ngantri. alhamdulillah, ku pikir ga harus lama ngantrinya.
duduklah kami di kursi yang udah disediakan panitia. sambil nunggu dipanggil nama kami dan poto2 narsis( yg ini bohong).
1 jam lewat gitu aja, blom ada yang di panggil.
2 jam lewat lagi, blom ada juga yang dipanggil.
3 jam akhirnya ada juga yang dipanggil.
proses yang lambat dengan petugas yang minimalis padahal anggaran yang dkeluarkan tidaklah kecil. tapi dengan kekuatan sabar akhirnya dipanggil juga nama keluarga kami.
pertama tama di tanya kerja apa dik. "pegawai pak"jawabku. pegawai apa? tanya petugasnya lagi.' pegawai LPP pak". PNS ya? bukan pak, pegawai BUMN? bukan pak, pegawai LPP. apa itu LPP? Lembaga penyiaran publik, pegawai non PNS pak. ooo pegawai honor ya? tanya petugas lagi. "bukan pak..., pegawai LPP. tapi ga ada jenis pekerjaan itu di angket dek. yaudahla pak buat aja pekerjaan lain lain. abes tu di poto, disuruh melotot, dan tanda tangan. kelar deh ngantri e-KTP hari ni.
Jumat, 03 Oktober 2008
Untuk Laskar Pelangi
setelah menunggu beberapa hari, akhirnya aku berhasil nonton Laskar pelangi. bukan rencana yang mudah. Planning udah aku buat untuk nonton di hari pertama, tapi hasilnya nihil..., aku malah seharian di depan komputer, sibuk dengan kerjaan yang numpuk. Hari kedua,ketiga, dan keempat sama aja...hingga akhirnya di hari kelima aku punya cukup waktu untuk menyaksikan anak- anak belitong beraksi di layar lebar.
hari kelima..., yah, itu berarti tanggal 30 september karena premiernya tanggal 25. meski punya banyak waktu di tanggal 30 perjuanganku tuk nonton laskar pelangi juga terbilang ga mudah, karena rencana-rencana yang udah kubuat harus terpatahkan dengan kerjaan yag tak terduga. Rencana aku mau nonton jam 1 tapi malah molor sampai setengah empat. bukan karena ga dapat tiket atau harus ngantri berjam -jam, tapi aku baru nyadar ternyata besok ntu (baca: tanggal 1) dah lebaran. jadilah sepanjang pagi sampek siang aku bermain- main dengan debu, alias bedah rumah, alias bersih bersih, yah... paling ga biar tamu tamu yang bakal dateng kerumah besok ga pada ngegosipin kolor aku yang di bawa tikus ke belakang pintu, atau bersin -bersin karena mencium bantal aku yang dah setaon ga kejemur.
berkali - kali mataku coba mengintip jarum jam yang ternyata ga mau kompromi untuk berhenti menungguku, sampai akhirnya aku tertidur di sofa padahal kerjaan belum selasai. Tapi beruntung sofa itu ga menghianatiku karena aku segera terbangun, dan melanjutkan perjuanganku mengusir debu- debu di kamarku yang ternyata udah sama dengan daki.
jam 13.30 akhirnya selesai juga. aku langsung meluncur ke kamar mandi dan baru selesai jam 14.00. berarti hampir 30 menit aku habiskan waktu di kamar mandi. maklum waktu ntu aku memang belum kena air dari pagi, dan isi perut juga belum kukeluarkan, jadi menurutku wajar kalau sampai selama itu.
karena aku bukan tipe cowok metro, jadi ga butuh waktu lama kuhabiskan tuk berpakaian. Aku langsung berangkat ke sebuah plaza, dan aku dah pastikan mau nonton jam 15.30. Sepanjang perjalanan ga hentinya mataku memastikan kalau jam 15.30 itu masih lama, tapi ternyata aku terlambat lima menit sampai di plaza ntu. Aku berjalan cepat laeknya atlet olimpiade yang siap meraih medali emas. Tapi ternyata perjuangan belum selesai. kira - kira 2o meter lagi nyampek ke theater, eh ada mbak- mbak SPG(baca:sales promotion girl) yang nyodorin brosur. Karena jiwa keingintahuanku yang cukup besar akhirnya kuraih tuh brosur. tapi mbak SPG itu malah mempertahankannya, seolah dia ga mau kehilangan benda berharga miliknya.
Tiba - tiba dia menggenggam tanganku, ouw... romantis sekali. tapi bukan itu, dia mengoleskan cream berwarna putih di tanganku. " bang boleh minta waktunya sebentar, kami ada promosi produk baru", dia merayuku untuk ikut bersamanya, seperti anak kecil yang meronta minta di belikan mainan. " ak uk ak...., maaf mbak aku buru- buru neh", aku menolak dengan lembut sambil ngelongok ke theater yang udah hampir di tutup. "sebentar aja bang, ga lama kok", rayunya sambil menarik tanganku ikut dengannya. aku tak berdaya. dia berhasil membuatku luluh.
SPG itu mendudukkan aku di sebuah kursi, sambil dia ambil cream yang tadi sempat di oleskan di tanganku sebagian. "kami punya produk pembersih kulit baru neh bang", dia mulai berhotbah dengan kata - kata maut yang sewaktu waktu bisa saja menjeratku." coba bandingkan sekarang tangan yang kanan dan yang kiri", dia coba buktikan bahwa produknya benar- benar hebat, hingga bisa mengangkat daki di tanganku dengan sempurna. tak lama kemudian mbak SPG itu mulai mengoleskan cream putihnya itu ke seluruh wajahku. tapi belum selesai dia membersihkannya, tiba- tiba saja ada sesuatu di balik celanaku yang bergetar dengan hebatnya. aku mulai ga konsentrasi dengan apa yang di katakan mbak spg itu. ku rogoh kedalam celanaku dan kudapatkan benda yang bergetar itu dengan susah payah." halo...", terdengar suara dari telpon selulerku." Rud coba telp ke kantor........". thanks God, telpon tadi benar- benar menyelamatkan aku dari mbak- mbak SPG tadi. dia segera membersihkan cream di wajahku. " jadi ambil produk yang mana ni bang", dia coba menawarkannya lagi, tapi aku langsung ngacir takut tertinggal lebih jauh dengan Laskar pelangi.
"huhh..., akhirnya aku bisa melarikan diri dari Mbak2 SPG itu,untung tadi ada telpon, kalo ga aku bisa di tahan lebih lama,"pikirku penuh haru saat itu, seolah aku terbebas dari hukuman dosen karena ga mengerjakan tugas.
"mbak, theater 4 satu ya mbak," sambil ku sodorkan uang pecahan 5o rebu kepada mbak2 penjaga karcis. Eh mbaknya malah bengong."theater 4 satu mbak," sekali lagi aku merengek minta karcis satu lembar sama mbak penjaga karcis.
" berapa mas, satu?" akhirnya dia mengerti bahasaku. hampir saja aku menggunakan bahasa patung.
"maaf mas, kalau satu ga ada kembaliannya".
"kyaaaaaaaaaaaaa", triakku dalm hati.
"please, mbak satu aja", kembali aku merengek minta di kasih karcis satu lembar aja.
"ga ada kembalinnya mas", ulangnya dengan nada sinis dan jutek.
aku langsung kabur sambil menggerutu dalam hati.
"kalau saja aku liat bosnya, langsung aku laporkan dia, biar di pecat di tempat", pikirku dengan jahat saat itu karena sudah ga sabar bergabung dengan laskar pelangi.
hari ini aku benar2 bertemu dengan 2 orang mbak2 yang aneh.
akhirnya uang 5o rebu itu aku belikan poca** S***t. setelah itu baru aku balik lagi ke mbak jutek penjaga karcis.
begitu sampai di dalam bioskop, aku sudah terlambat 15 menit. ga tau deh awal ceritanya gimana. tapi aku sempat mesam mesem sendiri waktu mahar nyanyi bunga seroja di iringi penari2 latar yang luar biasa terlatih. aku juga sempat menyeka air mataku saat lintang harus meninggalkan teman - temanya sebelum sekolahnya usai.
***------****-----****----
keluar dari plaza, rencana seh shopping di R*****na, eh begitu nyampek sono trus aku buka dompet, ternyata aku lupa bawa uang. alhasil aku cuma beli sendal doank.
keluar dari ntu plaza, busyet dah ujan deras. untung supir aku(baca : supir angkot) cepat datangnya, jadi aku ga harus berbasah- basah dan mesra- mesraan sama air ujan.
tapi memang malang aku saat itu, begitu sampai di kotaku tercinta, meski ujan udah reda tapi banjir seperti datang mengejekku.
aku ikhlas...., karena semua untuk Laskar pelangi.
TamAt
hari kelima..., yah, itu berarti tanggal 30 september karena premiernya tanggal 25. meski punya banyak waktu di tanggal 30 perjuanganku tuk nonton laskar pelangi juga terbilang ga mudah, karena rencana-rencana yang udah kubuat harus terpatahkan dengan kerjaan yag tak terduga. Rencana aku mau nonton jam 1 tapi malah molor sampai setengah empat. bukan karena ga dapat tiket atau harus ngantri berjam -jam, tapi aku baru nyadar ternyata besok ntu (baca: tanggal 1) dah lebaran. jadilah sepanjang pagi sampek siang aku bermain- main dengan debu, alias bedah rumah, alias bersih bersih, yah... paling ga biar tamu tamu yang bakal dateng kerumah besok ga pada ngegosipin kolor aku yang di bawa tikus ke belakang pintu, atau bersin -bersin karena mencium bantal aku yang dah setaon ga kejemur.
berkali - kali mataku coba mengintip jarum jam yang ternyata ga mau kompromi untuk berhenti menungguku, sampai akhirnya aku tertidur di sofa padahal kerjaan belum selasai. Tapi beruntung sofa itu ga menghianatiku karena aku segera terbangun, dan melanjutkan perjuanganku mengusir debu- debu di kamarku yang ternyata udah sama dengan daki.
jam 13.30 akhirnya selesai juga. aku langsung meluncur ke kamar mandi dan baru selesai jam 14.00. berarti hampir 30 menit aku habiskan waktu di kamar mandi. maklum waktu ntu aku memang belum kena air dari pagi, dan isi perut juga belum kukeluarkan, jadi menurutku wajar kalau sampai selama itu.
karena aku bukan tipe cowok metro, jadi ga butuh waktu lama kuhabiskan tuk berpakaian. Aku langsung berangkat ke sebuah plaza, dan aku dah pastikan mau nonton jam 15.30. Sepanjang perjalanan ga hentinya mataku memastikan kalau jam 15.30 itu masih lama, tapi ternyata aku terlambat lima menit sampai di plaza ntu. Aku berjalan cepat laeknya atlet olimpiade yang siap meraih medali emas. Tapi ternyata perjuangan belum selesai. kira - kira 2o meter lagi nyampek ke theater, eh ada mbak- mbak SPG(baca:sales promotion girl) yang nyodorin brosur. Karena jiwa keingintahuanku yang cukup besar akhirnya kuraih tuh brosur. tapi mbak SPG itu malah mempertahankannya, seolah dia ga mau kehilangan benda berharga miliknya.
Tiba - tiba dia menggenggam tanganku, ouw... romantis sekali. tapi bukan itu, dia mengoleskan cream berwarna putih di tanganku. " bang boleh minta waktunya sebentar, kami ada promosi produk baru", dia merayuku untuk ikut bersamanya, seperti anak kecil yang meronta minta di belikan mainan. " ak uk ak...., maaf mbak aku buru- buru neh", aku menolak dengan lembut sambil ngelongok ke theater yang udah hampir di tutup. "sebentar aja bang, ga lama kok", rayunya sambil menarik tanganku ikut dengannya. aku tak berdaya. dia berhasil membuatku luluh.
SPG itu mendudukkan aku di sebuah kursi, sambil dia ambil cream yang tadi sempat di oleskan di tanganku sebagian. "kami punya produk pembersih kulit baru neh bang", dia mulai berhotbah dengan kata - kata maut yang sewaktu waktu bisa saja menjeratku." coba bandingkan sekarang tangan yang kanan dan yang kiri", dia coba buktikan bahwa produknya benar- benar hebat, hingga bisa mengangkat daki di tanganku dengan sempurna. tak lama kemudian mbak SPG itu mulai mengoleskan cream putihnya itu ke seluruh wajahku. tapi belum selesai dia membersihkannya, tiba- tiba saja ada sesuatu di balik celanaku yang bergetar dengan hebatnya. aku mulai ga konsentrasi dengan apa yang di katakan mbak spg itu. ku rogoh kedalam celanaku dan kudapatkan benda yang bergetar itu dengan susah payah." halo...", terdengar suara dari telpon selulerku." Rud coba telp ke kantor........". thanks God, telpon tadi benar- benar menyelamatkan aku dari mbak- mbak SPG tadi. dia segera membersihkan cream di wajahku. " jadi ambil produk yang mana ni bang", dia coba menawarkannya lagi, tapi aku langsung ngacir takut tertinggal lebih jauh dengan Laskar pelangi.
"huhh..., akhirnya aku bisa melarikan diri dari Mbak2 SPG itu,untung tadi ada telpon, kalo ga aku bisa di tahan lebih lama,"pikirku penuh haru saat itu, seolah aku terbebas dari hukuman dosen karena ga mengerjakan tugas.
"mbak, theater 4 satu ya mbak," sambil ku sodorkan uang pecahan 5o rebu kepada mbak2 penjaga karcis. Eh mbaknya malah bengong."theater 4 satu mbak," sekali lagi aku merengek minta karcis satu lembar sama mbak penjaga karcis.
" berapa mas, satu?" akhirnya dia mengerti bahasaku. hampir saja aku menggunakan bahasa patung.
"maaf mas, kalau satu ga ada kembaliannya".
"kyaaaaaaaaaaaaa", triakku dalm hati.
"please, mbak satu aja", kembali aku merengek minta di kasih karcis satu lembar aja.
"ga ada kembalinnya mas", ulangnya dengan nada sinis dan jutek.
aku langsung kabur sambil menggerutu dalam hati.
"kalau saja aku liat bosnya, langsung aku laporkan dia, biar di pecat di tempat", pikirku dengan jahat saat itu karena sudah ga sabar bergabung dengan laskar pelangi.
hari ini aku benar2 bertemu dengan 2 orang mbak2 yang aneh.
akhirnya uang 5o rebu itu aku belikan poca** S***t. setelah itu baru aku balik lagi ke mbak jutek penjaga karcis.
begitu sampai di dalam bioskop, aku sudah terlambat 15 menit. ga tau deh awal ceritanya gimana. tapi aku sempat mesam mesem sendiri waktu mahar nyanyi bunga seroja di iringi penari2 latar yang luar biasa terlatih. aku juga sempat menyeka air mataku saat lintang harus meninggalkan teman - temanya sebelum sekolahnya usai.
***------****-----****----
keluar dari plaza, rencana seh shopping di R*****na, eh begitu nyampek sono trus aku buka dompet, ternyata aku lupa bawa uang. alhasil aku cuma beli sendal doank.
keluar dari ntu plaza, busyet dah ujan deras. untung supir aku(baca : supir angkot) cepat datangnya, jadi aku ga harus berbasah- basah dan mesra- mesraan sama air ujan.
tapi memang malang aku saat itu, begitu sampai di kotaku tercinta, meski ujan udah reda tapi banjir seperti datang mengejekku.
aku ikhlas...., karena semua untuk Laskar pelangi.
TamAt
Senin, 01 September 2008
fase tersulit
kali ini aku benar benar mengalami fase tersulit dalam hidupku, yang memang sudah terbayang dalam benakku beberapa tahun lalu, dan itu benar benar terjadi...
bahkan aku tak sanggup tuk menuliskanya di blog ini...
bahkan aku tak sanggup tuk menuliskanya di blog ini...
Langganan:
Komentar (Atom)
