bergabung menjadi pengajar muda di program Indonesia mengajar barangkali menjadi impian ribuan anak2 muda di negeri ini. memenuhi janji kemerdekaan itulah misinya. mencerdaskan anak bangsa hingga ke pelosok pulau pulau terluar indonesia.
aku sendiri baru mengetahui program ini sejak bulan september tahun lalu lewat sebuah tayangan di tipi. luar biasa. itulah kata yang tepat untuk menggambarkan semangat anak anak muda di negri ini untuk memenuhi janji kemerdekaan.meski harus jauh dari hingar bingar kota dan orang tua untuk bisa mengabdi kepada bangsa ini.
bulan november aku mulai mendaftar untuk bisa bergabung menjadi pengajar muda angkatan IV. luar biasa pesaingku sebanyak 8500 peserta dari seluruh Indonesia. angka yang sangat fantastis. kalau pemerintah mengeluhkan kekurangan guru untuk di daerah daerah. sungguh sudah seharusnya 8500 peserta itu bisa direkrut semuanya dan disebar ke seluruh penjuru negeri ini, pasti tak kan ada lagi satu guru yang harus mengajar hingga 4 kelas sekaligus seperti yang sering ditayangkan oleh tipi tipi swasta yang ada di negri ini.
tanggal 9 januari 2012, pukul 20.35 pelan pelan mataku menyisir tiap tulisan dalam email yang dikirim oleh pak anies baswedan n team.tanpa sadar aku gagal membendung air mataku ketika terbaca olehku bahwa aku belum bisa terpilih menjadi bagian pengajar muda angkatan IV. laju mataku terhenti terpaku pada goresan pesan kegagalan itu. bulu kudukku berdiri dan air mataku seperti laju anak sungai, terus mengalir. baru kali ini aku menangis sejadi jadinya meski tanpa suara, karena aku tak mau manangis di depan ibuku.
yaaa hari ini aku kalah, tapi besok aku harus menang. aku coba menenangkan diri dan aku tau aku cukup kuat untuk itu. semoga esok ada cerah. selamat berjuang kawan kawan. selamat memeuhi janji kemerdekaan. salamku untuk penerus bangsa ini di pelosok sana.
inilah Email dari pak anies baswedan n team
Dear Syahrudi,
Semoga email ini menemui Syahrudi dalam keadaan sehat wal’afiat, penuh semangat dan selalu optimis. Saya menulis email ini untuk menyampaikan hasil seleksi tahap pertama Pengajar Muda.
Bangga kami membaca aplikasi yang Syahrudi tulis dan kirimkan. Setiap kalimat yang terpampang disana merupakan refleksi betapa solid potensi masa depan bangsa kita. Berderet anak-anak muda republik ini menyatakan siap berangkat menjadi guru di pelosok negeri.
Semangat untuk melunasi sebuah janji kemerdekaan hidup di anak-anak muda. Mencerdaskan kehidupan bangsa adalah janji kita pada setiap anak bangsa. Kemauan Syahrudi untuk hadir dan melunasi janji itu yang membuat kita semua yakin bahwa kelak janji itu akan terlunasi.
Syahrudi yang saya banggakan, dalam proses review kemarin satu per satu aplikasi itu dibaca oleh tim seleksi. Disimak sangat mendalam. Kami yakin bahwa setiap formulir aplikasi itu mewakili sebuah semangat. Semangat itu terasa hidup dan harus selalu dijaga agar tetap hidup.
Saya ingin semangat tinggi itu Syahrudi pertahankan. Hidup-hidupilah semangat itu dengan keyakinan bahwa pengabdian itu memiliki banyak jalan dan jalur. Indonesia Mengajar hanyalah satu diantara sekian banyak jalur untuk turut memajukan bangsa tercinta.
Dengan kesadaran itu dan rasa berat hati melalui email ini saya harus menyampaikan kabar bahwa Syahrudi belum bisa bergabung menjadi Pengajar Muda. Tetapi saya juga yakin bahwa Syahrudi adalah anak muda tangguh, potensial dan siap mengabdi. Karena itu saya yakin, semangat untuk mencerdaskan kehidupan bangsa itu akan selalu hidup pada diri Syahrudi.
Saya sadar kabar ini mungkin terasa berat, tapi yakinlah ada banyak cara untuk meraih cita-cita, untuk mengabdi dan untuk melunasi janji-janji kemerdekaan kita. Ada banyak peluang baru yang bisa terbuka saat ikhtiar dilakukan dengan optimal. Saya mendorong Syahrudi terus berkiprah, terus aktif mendorong kemajuan pendidikan kita lewat berbagai jalur.
Saya berharap kita jaga hubungan ini. Let's continue to keep in touch. Saya yakin akan ada banyak hal yang bisa kita kerjakan bersama-sama. Saya akan simpan alamat email Syahrudi, dan jika ada kegiatan Indonesia Mengajar yang mungkin Syahrudi bisa berkiprah saya akan mengabarkan. Begitu juga, jika Syahrudi ada ide dan gagasan mohon sampaikan via email ini. Saya akan senang menyambutnya dan mendiskusikannya.
Semoga Syahrudi tetap bersemangat, tetap optimis memandang masa depan dan semoga keberhasilan akan menjadi bagian dari Syahrudi.
Salam hangat,
Anies Baswedan
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar