Aku masih juga blum mahir dengan blog ini meskipun sudah hampir 3 bulan ku buat blog di sini, dan hal yang sama juga masih sama pada diriku sekarang dan 3 bulan yang lalum, aku masih menjadi pegawai honorer di radio pemerintah yang ga pernah kebayang sebelumnya. Dulu sih aku pingin jadi pemain badminton seperti Haryanto Arbie, atau menjadi ilmuwan seperti Einstain, jadi penulis novel, bahkan bermimpi jadi pengusaha muda. Jadi penyiar cuma cita- citaku nomor sembilan kali ya..., yang mulai muncul saat aku masih berseragam abu- abu. oh ya dulu waktu aku masih SD hampir semua teman - temanku punya cita - cita jadi dokter atau jadi tentara, trus aku juga pernah menipu nuraniku dengan bercita - cita juga menjadi dokter yang kedengarannya sih keren untuk di ucapkan tapiii... gimana mau jadi dokter kalu melihat darah saja aku pingin muntah, atau menahan nafas saat jarum suntik di tancapkan di sebelah pantatku auwww sakit Dok, pekikku lirih. Tapi anehnya setamat SMU aku malah ambil jurusan kedokteran waktu ikutan UMPTN, di pilihan pertama lagi, wuiiiihhh terang aja aku ga lulus lah wong saingannya dari seluruh anak- anak Indonesia yang memang ngebet jadi dokter atau cuma di paksa untuk mengikuti jejak orang tua mereka yang kebanyakan dari keluarga berada, di tambah lagi aku ambil pilihanku itu di UGM, universitas yag banyak di impikan anak- anak SMA setelah lulus, lah sama saja bunuh diri rasanya bersaing dengan mereka.
waktu SD aku juga sempat menipu nuraniku juga untuk jadi tentara tepatnya angkatan laut, wuuiiiih benar - benar hebat aku waktu itu, aku membayangkan aku ada dalam barisan tentara- tentara yang gagah berani yang ikut dalam upacara kenegaraan setiap tanggal 17 Agustus bukan saat perang hehehe. yahhh walaupun gagal jadi "navy" setidaknya aku pernah masuk pasukan inti saat PASKIBRA di sekolah SMU, walaupun ga terlalu tinggi tapi ternyata kemampuan baris berbarisku di atas rata- rata pesaingku walahh....
Berkali- kali ikut audisi nyanyi ternyata ga membuat aku jera walaupun selalu gagal, di sini pelajaran moral yang kudapat"kegagalan adalah awal dari kesuksesan"
tapi kalau terus- terusan gagal bisa terperosok aku, hingga akhirnya nasib menentukan lain aku memenangkan lomba baca berita, hingga akhirnya jadi penyiar wuiiihhh ga kebayang senangnya aku waktu itu. Aku dapat pelajaran moral nomor berikutnya"jangan pernah berhenti ikutan audisi" eh salah deng.... maksudnya"belajarlah untuk menggali potensi yang ada dalam diri.
Dan sekarang aku belajar untuk jadi seorang pemimpi yang bukan cuma bermimpi.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar